Sosok penuh kontroversi Julian Assange rupanya menarik minat stasiun televisi Australia untuk membuat film tentang pendiri Wikileaks ini. Sebuah film berjudul Underground siap ditayangkan oleh stasiun televisi Ten Network, yang akan tersebar secara global melalui jaringan NBC Universal.
Mengutip laman teknologi Mashable, sosok Assange akan diperankan oleh aktor pendatang baru Alex Williams. Di film ini, Williams akan memerankan awal mula Assange terlibat dalam peretasan dan penyebaran informasi melalui internet.
Sedangkan pemenang Emmy Award berkat perannya di serial Without a Trace, Anthony LaPaglia, akan memerankan seorang detektif yang memburu Assange, yang dituduh berbuat kejahatan di dunia maya.
Tak hanya LaPaglia, pemenang Golden Globe Rachel Griffiths juga akan berpartisipasi di film ini. Griffiths yang memukau di serial Brothers & Sisters akan memerankan ibu Assange yang juga seorang aktivis, Christine Assange.
Underground akan menggambarkan kisah kelompok peretas muda yang dipimpin Assange, yang menyusup masuk ke sejumlah situs militer dan organisasi bisnis besar di akhir '80-an dan awal '90-an. Assange masih berusia belasan saat kelompok berbasis di Melbourne itu memulai operasinya.
"Semua memiliki pendapat tentang Julian Assange," kata Produser Eksekutif film Underground, Rick Maier. "Film ini akan mengantarkan insight (kisah mendalam) tentang siapa sebenarnya Julian dan bagaimana dia menjadi figur yang paling banyak dibicarakan di era kita," lanjutnya.
Assange menjadi sosok terkenal dan penuh kontroversi saat mendirikan Wikileaks di tahun 2006. Wikileaks sendiri dibangun dengan tujuan memberikan informasi secara terbuka atas aktivitas yang dilakukan pemerintahan yang ada di dunia.
Tapi kemudian Wikileaks seakan menjadi whistle blower yang memberikan sejumlah informasi yang dirahasiakan atas sejumlah aktivitas sejumlah negara. Pemerintah Amerika Serikat menjadi pemerintah yang paling sering kerepotan akibat ulah Wikileaks yang membocorkan kawat diplomatik yang dilakukan diplomat AS di seluruh dunia.
Julian Assange ditangkap di Inggris, Selasa 7 Desember 2010, atas perintah pemerintah Swedia. Assange ditangkap terkait tuduhan pemerkosaan, pelecehan seks, dan pemaksaan ilegal di negara Skandinavia itu.
Assange menyangkal tuduhan atas kasus kejahatan seksual yang terjadi saat ia berkunjung ke Swedia Agustus 2010. Pengacaranya mengklaim, tuduhan itu berasal dari 'sengketa hubungan seksual yang disetujui kedua belah pihak namun dilakukan tanpa pengaman'.
Film Underground akan mulai syuting di Melbourne minggu depan. Rencananya, film ini akan tayang di paruh kedua tahun ini. (umi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar